Home / Advertorial / Bupati Minta Warga Tionghoa Berkontribusi Bangun Daerah

Bupati Minta Warga Tionghoa Berkontribusi Bangun Daerah

Pengurus PSMTI Kabupaten Pelalawan Dikukuhkan

Bupati Minta Warga Tionghoa Berkontribusi Bangun Daerah
rec
Pengurus PSMTI Kabupaten Pelalawan

Kabar Melayu (PELALAWAN) - Bupati Pelalawan, HM Harris, Jumat (7/11) menghadiri pelantikan pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Pelalawan. Pelantikan dilaksanakan di Gedung Daerah Datuk Laksamana Mangkudiraja, Pangkalan Kerinci 

Pengurus PSMTI Pelalawan langsung dilantik oleh Peng Sunyoto, Ketua PSMTI Riau. Peng juga memimpin ikrar pelantikan. Usai pelantikan, dilanjutkan dengan penyerahan bendera dari Peng Sunyoto kepada Edi Gunawan, Ketua PSMTI Pelalawan serta penyerahan cendramata.

Bupati Harris dalam sambutannya menyampaikan, bahwa di Pelalawan sudah ada sekitar 30 paguyuban, terakhir yakni  PSMTI Pelalawaan. Untuk itu dirinya mengajak semua pihak untuk berfikir maju dengan mengubah pola pikir tanpa melihat suku dan etnis. 

"Kita harus bisa bersaing di masa yang akan datang. RPJMP 2005-2025, ekonomi Indonesia harus berada di 12 dunia. Kita punya potensi, terlebih Kabupaten Pelalawan," papar Bupati.

Sementara, Peng Sunyoto dalam sambutannya menyebutkan, PSMTI Pelalawan adalah PSMTI termuda di 10 Kabupaten/Kota lain yang sudah terbentuk di Provinsi Riau, dengan 25 cabang hingga di Kecamatan. Hingga kini PSMTI sudah ada di 29 Provinsi di Indonesia. 

"Saya mengajak seluruh pengurus PSMTI Pelalawan untuk memberi kontribusi nyata membantu Pemerintah Kabupaten Pelalawan dalam membangun Negeri ini. Komunikasi harus terus dijaga dan dipelihara," ucapnya.

Sebelumnya, acara pelantikan pengurus PSMTI Pelalawan dimeriahkan dengan penampilan barongsai yang memukau.Turut hadir dalam pelantikan PSMTI, Sekda Pelalawan H. Tengku Mukhlis, M.Si, Wakil Ketua DPRD Pelalawan Supriyanto, perwakilan Forkopimda, Kepala Dinas, Badan dan Kantor di lingkungan Pemkab Pelalawan.(rec)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.