Home / Peristiwa / Diduga Robek Poster Pro Bisa, Oknum Pengurus PDIP Meranti Diperkarakan

Diduga Robek Poster Pro Bisa, Oknum Pengurus PDIP Meranti Diperkarakan

Diduga Robek Poster Pro Bisa, Oknum Pengurus PDIP Meranti Diperkarakan
rec
Poster psangan Pro Bisa yang dirobek oknum pengurus PDIP Kepulauan Meranti

Kabar Melayu (MERBAU) - Diduga dengan sengaja merobek dua poster pasangan calon (Paslon) Bupati Kepulauan Meranti, Drs. H. Irwan, M.Si - Drs. H. Said Hasyim atau Pro Bisa yang ditempel di salah satu warung di Desa Mengkopot, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kepulauan Meranti, salah seorang oknum pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berinisial MD akan diperkarakan.

Pemilik warung, Abdul Wahab, warga Desa Mengkopot, Senin (9/11/2015) siang itu menceritakan, tindakan itu dilakukan MD pada Ahad (8/11/2015) sekitar pukul 12.30 Wib siang. Saat itu Mardius mampir ke warungnya untuk mengisi minyak sepeda motor bersama rombongan calon dan tim Paslon Bermutu yang hendak pergi ke arah Desa Selat Akar.

Dia (Mardius), kata Wahab sempot ngobrol-ngobrol dan mengajak dirinya untuk ikut bergabung dengan tim Paslon Bermutu. Kemudian, entah bagaimana oknum tersebut langsung merobek poster Paslon Pro Bisa yang ditempel di warung miliknya.

"Setelah mengisi bensin dia pun berkata kalau fotonya sudah Ia robek. Kemudian dia membayar uang bensin dan langsung pergi," ungkap Wahab.

Ketika saya bertanya lewat SMS kepada Mardius, di mana poster yang dirobeknya itu dibuang, dia tidak membalasnya. "Lalu saya menelponnya sekitar pukul 16.00 WIB, dia mengatakan kalau poster tersebut dibuangnya ke samping warung," jelas Wahab lagi.

Mendapat informasi tersebut, Ketua Tim Sukses Pro Bisa Desa Mengkopot, Maifal Harun, langsung melaporkan ke PPL setempat atas perbuatan yang tidak menyenangkan dan menghina poster Paslon yang didukungnya itu.

"Kami tetap menindaklanjuti perlakuan MD yang merupakan salah satu tim Pasangan Bermutu yang merobek gambar yang terpasang di warung milik pak Abdul Wahab itu," tegas Maifal.

Saat ini, dua lembaran poster yang dirobek tersebut dibawa Panitia Pengawas Lapangan (PPL) Desa Mengkopot untuk di proses oleh Panwascam Tasik Putri Puyu.

"Poster yang robek itu menjadi barang bukti untuk ditindaklanjuti ke Panwascam," sebut Samuri, PPL Desa Mengkopot menjawab wartawan.

Sementara itu, Mardius, ketika dikonfirmasi lewat sambungan seluler, Senin (9/11/2015) sore, membantah bahwa dirinya telah merobek poster pasangan Pro Bisa yang ditempel di warung Abdul Wahab.

"Tidak, saya tidak mengoyak foto itu. Ini fitnah, " jawabnya.

Mardius mengakuui, mereka (rombongan-red) memang membeli minyak bensin di warung Abdul Wahab. "Saye memang ade cakap pade Wahab, pindahlah bang ke yang banyak. Itu saje yang saye cakap. Lalu sekitar jam empat bang Wahab menelpon dan tidak terjawab oleh saye. Kemudian saye telpon lagi, lalu die betanye mane foto yang dikoyak tu dibuang kemane," ujar MD menjelaskan.(rec)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.