Home / Sosial / Gawat!, Narkoba Sudah Sentuh Anak TK

Gawat!, Narkoba Sudah Sentuh Anak TK

Gawat!, Narkoba Sudah Sentuh Anak TK
Internet
Ilustrasi

Kabar Melayu (MEDAN) - Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Budi Waseso mengatakan, peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di Indonesia sudah sangat membahayakan. Bukan hanya di kalangan orang dewasa, narkoba pun, kata Budi, telah menyentuh anak di jenjang Taman Kanak-kanak.

"Narkoba ini mesin pembunuh massal. Korban terbanyak kalangan SMA dan SMP. Parahnya lagi, narkoba sudah menyusup ke anak TK," kata Budi di Medan, Selasa (10/11).

Budi mengatakan, penyalahguna narkoba di Indonesia pada bulan Juni berjumlah sekitar 4,2 juta orang. Angka ini sekarang melesat dengan jumlah sekitar 5,9 juta orang. Ironisnya, dari data yang ada, Budi mengatakan, tidak sedikit anak muda yang terlibat dan kemudian harus menjadi tahanan akibat narkoba.

"Belum sampai setahun naiknya lebih dari 1,5 juta orang. Ini bukti peredaran narkoba memang sangat luar biasa," ujarnya.

Mantan Kabareskrim Polri ini pun menyebut narkoba sebagai mesin pembunuh masal yang siap menghancurkan generasi muda Indonesia. Hal ini dikarenakan narkoba akan menimbulkan kerusakan saraf otak secara permanen.
"30-40 orang per hari meninggal akibat narkoba. Ini sangat darurat," ujar Budi.

Mengingat bahaya narkoba terhadap kaum muda tersebut, Budi pun mengklaim telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait pendidikan mengenai narkoba. Ia pun mengimbau semua pihak untuk lebih berperan aktif dengan melakukan fungsi pencegahan mulai dari lingkup paling kecil, yakni keluarga. 

"Kita jalin kerja sama dengan sekolahan, Ditjen Pendidikan. Termasuk kita mewajibkan kurikulum, materi tentang bahaya narkoba. Dari SD sampai SMA," ujarnya.

Sumber

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.