Home / Sosial / Antisipasi Konflik Pilkada, Pemkab Pelalawan Bentuk Tim

Antisipasi Konflik Pilkada, Pemkab Pelalawan Bentuk Tim

Antisipasi Konflik Pilkada, Pemkab Pelalawan Bentuk Tim
Internet
Pilkada

Kabar Melayu (PELALAWAN) - Pesta demokrasi Pilkada serentak Kabupaten Pelalawan guna memilih Bupati dan Wakil Bupati periode 2016-2021 pada 9 Desember mendatang, sudah di depan mata. Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Kabupaten Pelalawan dinilai sangat rentan terjadinya konflik antar pendukung pasangan calon (paslon).

Asisten Administrasi Bidang Pemerintahan Setdakab Pelalawan, Drs H Zulhelmi mengatakan, dilihat dari komposisi yang ada, Kabupaten Pelalawan beda dengan Kabupaten/ Kota lainnya. Karena, ada dua paslon, sehingga sangat rentan dengan gesekan antar pendukung dan ini juga dapat mengakibatkan timbulnya kerawanan keamanan. 

"Ada beberapa titik menjadi rawan konflik, titik rawan tersebut ada di tiga tempat, yakni perbatasan dengan Kabupaten Inhu, perbatasan dengan Kabupaten Siak dan perbatasan dengan Kabupaten Kampar," ujar Zulhelmi, Rabu (11/11/2015).

Dijelaskan Zulhelmi, untuk mengantisipasi terjadi konflik tersebut, pihaknya membentuk tim untuk memantau terjadinya konflik tersebut. Tim yang dibentuk ada dua antara lain tim terpadu penanganan konflik sosial dan tim pemantau des pilkada. Tim ini sudah lama dibentuk dan mereka (tim,red) akan bekerja sampai akhir pelaksanaan pilkada.

"Tim yang terbentuk tersebut terdiri dari pihak Kepolisian, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kesbangpol. Usai dibentuknya tim tersebut, mereka langsung mulai bekerja untuk memantau pelaksanaan pilkada. Tapi di hari menjelang pilkada, tim akan turun juga untuk ikut memantau pelaksanaan distribusi logistik dan pemilihan suara," paparnya.

Disinggung soal pemilih ganda, Zulhelmi mengungkapkan kalau saat ini belum ada temuan oleh tim tentang pemilih ganda. Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Pelalawan sudah ditetapkan sebesar 193.747 ribu jiwa.

"Kalau masalah DPT kita sudah tetap, maka dari itu kita berharap pada pelaksanaan pilkada Pelalawan 9 Desember mendatang bisa berjalan dengan langsung, umum, bebas dan rahasia. Pesta demokrasi ini cuma digelar 5 tahun sekali, jadi kita meminta kepada masyarakat dan para pendukung bisa tetap menjaga kondisi yang kondusif," tutupnya.(zul)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.