Home / Wisata / Sanggar Bathin Galang Sukses Taja BRIRF

Sanggar Bathin Galang Sukses Taja BRIRF

Tak Meninggalkan Kearifan Lokal

Sanggar Bathin Galang Sukses Taja BRIRF
Internet
Bokor River Internasional Reggae Festival.

Kabar Melayu (SELATPANJANG) - Festival Bokor River Internasional Reggae Festival (BRIRF) 2015 Kabupaten Meranti yang ditaja Sanggar Bathin Galang, berjalan sukses. Pj Bupati Kepulauan Meranti, Edy Kusdarwanto memberikan apresiasi atas keberhasilan pemuda Desa Bokor menggelar festival bertaraf Internasional ini.

Dalam pembukaan BRIRF di Taman Wisata Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat yang dihadiri Pj Bupati Meranti, berbagai grup band reggae yang menampilkan performa terbaik di atas panggung, berhasil memukau ribuan penonton yang hadir.

Festival Reggae international yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia ini digelar selama dua hari, Rabu dan Kamis (29/10). Festival menampilkan suasana berbeda ala Jamaica, namun tetap tidak meninggalkan kearifan lokal yang menjadi ciri khas masyarakat Melayu Kepulauan Meranti.

Dalam kesempatan itu, Pj. Bupati Meranti, Edy Kusdarwanto memberi apresiasi kepada pemuda Desa Bokor, terutama yang tergabung dalam wadah Sanggar Bathin Galang yang telah berhasil menggelar Festival bertarafkan dunia ini.

"Terima kasih kepada masyarakat yang telah menggaungkan nama kabupaten Kepulauan Meranti, baik Nasional maupun Internasional. Pemerintah daerah akan terus mendorong kreatifitas pemuda dan akan menjadikan Bokor sebagai rujukan desa wisata bahari," ujar Edy.

Di kesempatan yang sama, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH, M.Si juga mengapresiasi kerja keras panitia yang secara tidak langsung telah menyatukan kebhinekaan menjadi sesuatu yang indah dan menghibur.

"Semoga dengan kegotongroyongan masyarakat yang dilandasi dengan rasa persatuan, dapat menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi daerah. Mari kita tampilkan kearifan lokal yang menjadi kebanggaan Meranti dan memperkenalkannya hingga ke manca negara, semoga mampu menarik investasi di kabupaten termuda di Riau ini," ungkap Pandra.(azw)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.