Home / Politik / Suparman Ngaku "Difitnah Setan"

Suparman Ngaku "Difitnah Setan"

Suparman Ngaku "Difitnah Setan"
rec
Suparman-Sukiman

Kabar Melayu (PS.PANGARAIAN) - Calon Bupati Rokan Hulu, Suparman, mengaku sarapan pagi `Fitnah`. Hal ini  diutarakannya saat mengadakan temu ramah dengan ratusan masyarakat Desa Surau Tinggi, Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rohul, Senin (16/11).

Suparman yang maju di Pilkada Kabupaten Rokan Hulu berpasangan dengan Sukiman ini, pada kesempatan itu mengatakan, semenjak dirinya jadi Calon Bupati Rohul, selalu menjadi korban fitnah, padahal dirinya ingin jadi Bupati Rohul dengan meninggalkan jabatan Ketua DPRD Riau semata-mata untuk mensejahterakan rakyat di Negeri Seribu Suluk itu.

"Saya difitnah dan disebarkan kepada masyarakat luas yang tidak-tidak, bahwa Suparman Preman, bila Suparman terpilih jadi Bupati, Surau Suluk akan tutup, jika Suparman jadi Bupati, Islamic Center tutup," tutur Suparman dalam pidato politiknya.

Tentu tidak itu saja, sambung Suparman, akhir-akhir ini Suparman difitnah akan ditangkap KPK, kemudian ada foto copy berita kalau Suparman akan dipenjara. Suparman juga difitnah akan membuat kafe, seterusnya 

Suparman-Sukiman di Rohul tidak punya Batang Galogah di Rohul. "Kami (Suparman-Sukiman-red) sudah berjanji ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi Rohul. Tapi yakinlah, orang yang memfitnah itu tidak lebih baik dari yang difitnah. Keinginan saya jadi Bupati meninggal jabatan yang lebih tinggi, semata-mata untuk mengabdi kepada rakyat Rohul," paparnya.

Suparman mengakui dirinya sangat berterima kasih kepada Allah SWT karena dirinya dan Sukiman masih diberikan kekuatan untuk menerima fitnah ini. 

"Yakin, jika ada orang mencari-cari kesalahan saya, karena mereka tidak tahu lagi apa yang mereka perbuat agar masyarakat tidak memilih kami," bebernya. 

Tambahnya, jika seluruh masyarakat Rohul bersatu dan kompak, keinginan masyarakat untuk mendapat pimpinan yang benar-benar peduli dengan kebutuhan masyarakat dan siap bekerja untuk rakyat akan terwujud.

"Rohul membutuhkan uang. Jika tidak bantuan dari Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Pusat, mustahil terjadi pembangunan di daerah. Jadi dengan apa mau dibangun jalan, jadi mari kita satukan komitmen untuk 

memenangkan Pilkada ini. Yakinlah, fitnah itu tidak berarti apa-apa, jika kita sudah sama-sama berniat untuk membangun negeri Seribu Suluk ini," tukasnya. 

Masih kata Suparman lagi, jika masyarakat Rohul terjadi pengkotak-kotakan, mustahil terjadi pembangunan yang baik, Rohul beragam suku, etnis, budaya dan agama. Oleh karena itu, semua harus bersatu dalam kebhinekaan. 

"Hati ada setan-setan yang memfitnah, karena kalau kebaikan itu disampaikan, setan tidak akan pernah senang, karena tugas setan sejak dahulu kalanya untuk merusak tatanan umat manusia," pungkasnya. (rec)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.