Home / Sosial / Listrik Ujung Batu Padam Sehari Semalam

Listrik Ujung Batu Padam Sehari Semalam

Listrik Ujung Batu Padam Sehari Semalam
Internet
Ilustrasi

Kabar Melayu (UJUNGBATU) - Masyarakat di Kecamatan Ujungbatu Kabupaten Rokan Hulu, kali ini benar-benar kesal. Tak tanggung-tanggung, kekesalan tersebut mencuat setelah dilakukannya pemadaman sepihak selama hampir satu hari satu malam. Kinerja BUMN ini sangat dipertanyakan.

Dari dilakukannya pemadaman hingga sehari semalam tersebut, Senin pukul 20.00 WIB hingga Selasa siang, ini menunjukkan PLN tidak siap jika terjadinya kerusakan jaringan listrik di wilayah kerjanya.

Bonar Harahap, salah seorang warga Desa Ujung Batu Timur pemilik usaha kedai makanan menuturkan, dirinya mengaku kesal dengan pemadaman yang dinilainya berlangsung terlalu lama kali ini. Dirinya kewalahan melayani pelanggan di kedainya karena listrik yang padam terlalu lama.

"Sebagian pesanan makanan pelanggan menggunakan daya listrik. Kalau seperti ini terus, untuk apa PLN, lebih baik PLTD saja yang dikembangkan," ata Bonar.

Terkait kinerja PLN selama ini, Bonar juga menilai PLN sangat tidak profesional. Buktinya, PLN tidak bisa mengantisipasi terjadinya kerusakan jaringan listrik dan semacamnya yang menyebabkan dilakukannya pemadaman. Terlebih lagi selama ini pemadaman juga sering terjadi.

Ia meminta kepada pihak PLN untuk memberikan informasi kepada masyarakat ketika akan melakukan pemadaman, sehingga warga bisa mencari alternatifnya. "Apalagi sampai sehari semalam seperti ini," tambah warga ini.

Hal senada juga disampaikan, salah seorang warga Desa Kembang Damai, Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, Imran. Katanya, akibat pemadaman listrik sehari semalam yang menurutnya sudah keterlaluan ini, dirinya mengalami kerugian yang cukup lumayan. Selain itu, bahan makanan yang disimpan di freezer lemari es juga membusuk.

Ia meminta agar pemerintah Kabupaten Rohul memantau kinerja PLN Cabang Pasir Pengaraian, serta mengambil tindakan cepat untuk memenuhi pasokan listrik di wilayah ini. "Pemerintah jangan hanya diam dengan persoalan listrik ini, karena masyarakat sudah mulai jenuh. Belum lagi tagihan listrik yang terus membengkak, tidak sesuai dengan fasilitas yang diberikan kepada masyarakat," pungkasnya. (rec)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.