Home / Politik / Surat Suara di KPU Pelalawan Dikawal Ketat Polisi

Surat Suara di KPU Pelalawan Dikawal Ketat Polisi

958 Bilik Suara Segera Datang

Surat Suara di KPU Pelalawan Dikawal Ketat Polisi
foto: ist

Kabar Melayu (Pkl.Kerinci) - Sebanyak 202.401 surat suara yang dicetak di salah satu percetakan di Kota Pekanbaru pada Rabu (18/11/2015) malam sekira pukul 19.00 Wib kemaren sudah tiba di Kantor KPU Kabupaten Pelalawan. Saat ini surat suara mendapat pengawalan ketat dari anggota Kepolisian Polres Pelalawan. Selama 1 x 24 jam sebanyak 6 personil setiap harinya stanby di Kantor KPU Pelalawan.

Demikian disampaikan Wawan Subekti komisioner KPU Pokja logistik kepada riaueditor, Kamis (19/11/2015). Dikatakannya, untuk kegiatan pelipatan, penyortiran dan pengesetan surat suara akan mulai dilakukan pada minggu depan.

"Kita sudah persiapkan orang-orang yang akan melakukan pelipatan dan penyortiran. Surat suara diletakkan khusus di salah satu ruangan di KPU saat ini," ungkapnya.

Selain surat suara, sambung Wawan, KPU Pelalawan juga melakukan pengadaan 958 bilik suara yang dibuat oleh salah satu perusahaan yang berada di Tangerang Jakarta.

"Informasi dari ekspedisi yang mengantar posisinya sekarang di Palembang. Kalau tidak nanti malam atau besok pagi bilik suara akan tiba di Kantor KPU Pelalawan. Total bilik yang dibutuhkan semuanya 1308 bilik suara dimana 654 TPS setiap TPSnya 2 bilik suara. Sementara 350 bilik adalah bilik suara yang lama yang masih layak digunakan," ucapnya.

Untuk kotak suara, seluruhnya masih menggunakan kotak suara logistik tahun 2014.

"Jadi soal logistik Pilkada Pelalawan sampai saat ini lancar dan aman terkendali. Begitu juga kita harapkan hingga pendistribusiannya," tutup Wawan Subekti. (rec)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.