Home / Pemerintahan / Anggaran Kongres HMI, Plt Gubri: Jika Ada Masalah Mari Kita Kawal Bersama

Anggaran Kongres HMI, Plt Gubri: Jika Ada Masalah Mari Kita Kawal Bersama

Anggaran Kongres HMI, Plt Gubri: Jika Ada Masalah Mari Kita Kawal Bersama
Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman

Kabar Melayu (Pekanbaru) – Polemik pasca disahkannya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah-Perubahan (APBD-P) Riau pada Senin (16/11) lalu, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman meminta semua pihak untuk mengawal bersama bantuan anggaran Kongres Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) sebesar Rp3 Milyar dalam penggunaanya.

"Mari kita kawal bersama jika diduga adanya akan ada permainan dalam anggaran kongres HMI itu," kata Plt Gubri saat ditemui di kantornya, Kamis (19/11).

Selain itu, Plt Gubri juga meminta kucuran anggaran Provinsi Riau untuk Kongres HMI yang berlangsung di Riau pada tanggal 22 November nanti, harus dibuat pembukuan laporan pertanggungjawaban secara jelas dan rinci.

"Itu pasti, mereka harus buat LPJnya rinci dan harus profesional," kata Plt Gubri.

Dia menambahkan, dengan kucuran dana itu, pemerintah telah memberi peluang dan kemudahan kepada organisasi ini. Maka pertanggungjawaban yang harus dilakukan juga harus sesuai dengan anggaran yang telah dikeluarkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mendukung penuh dengan adanya kongres HMI di Riau yang bakal mendatangkan ribuan orang ke bumi lancang kuning ini.

Bahkan, ia menyebutkan tidak mempermasalahkan terkait anggaran besar yang akan dihabiskan Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) untuk melaksanakan kongres di Pekanbaru, 22-26 November 2015.

"Ini acara untuk pemuda yang bertaraf Nasional dan Internasional. Jangan lihat dari besaran anggarannya tapi lihat efek dari hasil kongres tersebut," sebutnya.

Dalam kongres itu nanti, sambungnya, bakal ada sekitar 5000 orang yang akan datang ke Riau. Mulai dari seluruh peserta HMI se-Indonesia hingga para tamu undangan. "Pak Presiden pun juga dijadwalkan hadir dan lihat efek jangka panjangnya untuk Riau," tukasnya.(rec)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.