Home / Budaya / Melayu Asli Pangkalan Kerinci Diminta Hidupkan Hukum Adat dan Budaya

Melayu Asli Pangkalan Kerinci Diminta Hidupkan Hukum Adat dan Budaya

Melayu Asli Pangkalan Kerinci Diminta Hidupkan Hukum Adat dan Budaya
Zul
Bupati Pelalawan HM Harris saat pengukuhan pengurus IKBMP Pelalawan

Melayu Asli Pangkalan Kerinci Diminta Hidupkan Huku Adat dan Budaya
PELALAWAN (KM) - Bupati Pelalawan HM. Harris meminta kepada masyarakat Melayu Asli Pangkalan Kerinci untuk menghidupkan kembali hukum adat dan budaya di Kabupaten Pelalawan. Namun itu, tetap merangkul seluruh suku yang beraneka adat istiadat.

"Kita berharap melalui wadah Ikatan Keluarga Besar Melayu Asli Pangkalan Kerinci ini, hukum adat dan budaya adat istiadat kembali hidup menaungi kehidupan masyarakat. Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung," kata Harris.

Hukum adat, adat istiadat dan budaya Melayu, sebut Harris harus dihargai sebagai arah kebijakan tanpa meninggalkan adat dari suku lain. "Paling tidak, kita adalah tuan rumah di negeri sendiri. Yang jelas, hukum adat dan adat istiadat tempatan harus jadi panutan seluruh masyarakat yang ada di Pelalawan, begitu juga seperti istilah masuk kandang harimau kita mengaum, masuk kandang kambing kita mengembek," paparnya.

Harris kembali menegaskan, dalam konteks ini tidak ada istilah persaingan antar suku melalui adat-istiadat yang beraneka macam. Dengan keanekaragaman adat ini hendaknya menjadi pemersatu. Ditegaskan Bupati, persaingan bukanlah untuk sesama, tetapi bagaimana menghadapi persaingan di masa yang akan datang bersama, terutama persaingan global dunia dan pasar bebas tanpa menghilangkan hukum adat.

Ke depan, sambungnya, Bupati berharap semakin besarnya kontribusi masyarakat Melayu asli Pangkalan Kerinci melalui IKBMP. 

"Saya lihat pengurus IKBMP yang dilantik periode 2015-2020, banyak yang intelek dan berwawasan luas. Saya yakin ke depannya IKBMP memberikan kontribusi besar dalam pembangunan di Pelalawan, bersama para batin dan pemangku adat, IKBMP akan menjadi wadah yang besar di Pelalawan," tukasnya.(zul)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.