Home / Pendidikan / Kedua kali, Pikasfour SMAN 4 Pekanbaru Juara PIK-R

Kedua kali, Pikasfour SMAN 4 Pekanbaru Juara PIK-R

Kedua kali, Pikasfour SMAN 4 Pekanbaru Juara PIK-R
rec
Kepala SMAN 4, Nurhafni menyerahkan penghargaan kepada pembina PIK-R SMAN 4 dan disaksikan oleh anggota Pikasfour.

Kabar Melayu (PEKANBARU) - Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) SMAN 4 Pekanbaru yang lebih dikenal dengan Pikasfour, kembali meraih juara II tahap tumbuh. Prestasi tersebut diraih pada  lomba PIK-R yang dilaksanakan se-Kota Pekanbaru. Piala diserahkan langsung oleh Walikota Pekanbaru, Firdaus, ST, MT pada acara Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong XII di Lapangan Pondok Mutiara, Selasa, pekan lalu.

Kepala SMAN 4 Pekanbaru, Hj. Nurhafni, M.Pd menyampaikan, prestasi yang ditorehkan anak didiknya tersebut merupakan yang kedua kalinya. "Dengan semangat para guru pembimbing SMAN 4 Pekanbaru yang dikoordinir Sakdiah, S.Pd bekerja sama dengan pengurus Pikasfour, mempersiapkan program dan fortopolio sesuai dengan  kriteria penilaian tentang resiko Triad KRR (Napza, seksualitas, HIV dan AIDS)," ujar Nurhafni.

Nurhafni menambahkan, untuk materi dan pesan yang diberikan dalam lomba yang pertama, ada Triad KRR dan pendewasaan usia perkawinan. Kedua, pendalaman materi Triad KRR dan pendewasaan usia perkawinan dan terakhir ada pemahaman tentang hak-hak reproduksi.

"Semua pertanyaan yang diajukan tim juri, dengan antusias terjawab peserta didik SMAN 4, sehingga mereka mampu meraih juara ke II. Kami sangat bersyukur dengan prestasi yang telah diraih anak didik kita ini," tambahnya.

Sementara, ruang lingkup PIK-R lanjut Nurahafni, meliputi aspek-aspek kegiatan pemberian informasi PKBR, pendewasaan usia perkawinan, keterampilan hidup (life skills), pelayanan konseling, rujukan, pengembangan jaringan dan dukungan serta kegiatan-kegiatan pendukung lainnya yang sesuai dengan ciri dan minat remaja. Dengan begitu, peserta didik memiliki ilmu dan bekal untuk menjadi generasi yang beriman dan bertakwa, terhindar dari hal yang tak diinginkan dan dapat memanfaatkan waktu. Selain itu, remaja yang menunda usia pernikahan dan remaja yang berperilaku sehat, akan terhindar dari resiko Triad KRR. 

"Remaja tersebut juga bisa bercita-cita mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera dan mampu menjadi contoh, model, idola serta sumber informasi bagi teman sebayanya," ungkap Nurhafni.

Lebih jauh disampaikan Nurahafni, pada dasarnya, keberhasilan yang diraih tersebut berkat kerjasama dan komitmen semua pihak, sehingga Pikasfour berhasil meraih juara II. Namun, hal ini sebut tidak membuat pihaknya berpuas diri.  "Kita yakin kegiatan ini akan dapat ditingkatkan lagi dan merupakan salah satu upaya mewujudkan SDM yang potensial melalui upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengasuh serta membina kembang remaja melalui komunikasi orangtua terhadap remaja secara optimal," tuturnya.Sementara, Guru Pembina Pikasfour, Sakdiah, S.Pd mengatakan, beberapa program dan materi serta kegiatan yang dilaksanakan siswa setiap Sabtu, diantaranya kegiatan PIK-R. Seperti, kebijakan program GenRe, 

penanaman nilai-nilai moral melalui 8 fungsi keluarga, pendewasaan usia perkawinan, seksualitas, NAPZA, HIV AIDS, keterampilan hidup, ketahanan keluarga berwawasan gender, komunikasi efektif orangtua terhadap remaja, peran orang tua terhadap pembinaan tumbuh kembang remaja, kebersihan dan kesehatan diri remaja dan pemenuhan gizi remaja. 

"Kegiatan serta program ini dibantu guru-guru pembimbing bersama dengan guru-guru BK serta kita juga bekerjasama dengan Puskesmas di lingkungan sekolah," ungkap Sakdiah. (rec)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.